Membangun masyarakat sejahtera

Jumat, 08 Juli 2011

PROPOSAL KEGITAN KPPM INSURI 2011 OLEH HERI SUSANTO


A.  LATAR BELAKANG
Pada dasarnya kebutuhan manusia dapat berupa kebutuhan individu (individu atau kelompok), organisasi dan masyarakat (Knowles, 1977). Setiap manusia adalah pribadi yang berdiri sendiri, mempunyai kebutuhan yang berbeda dengan yang lain. Kebutuhan seperti ini disebut kebutuhan perseorangan. Tetapi disamping perbedaan-perbedaan tersebut mungkin terdapat pula persamaan-persamaan kebutuhan yang disebut kebutuhan kelompok. Kebutuhan perorangan dan kebutuhan kelompok dalam hal ini di kategorikan kebutuhan manusia sebagai individu. Kebutuhan manusia sebagai anggota organisasi tertentu dimasukkan ke dalam suatu jenis kategori kebutuhan yang disebut kebutuhan organisasi atau lembaga. Kebutuhan organisasi menggambarkan kebutuhan anggota baik yang nyata maupun samar-samar bahkan belum disadari sama sekali secara bersama-sama ingin dipenuhi melalui organisasi. Jenis kategori ketiga adalah kebutuhan-kebutuhan manusia sebagai suatu kesatuan masyarakat. Kebutuhan masyarakat menggambarkan kebutuhan semua manusia yang menjadi anggotanya. Tetapi di dalam kenyataannya mungkin hanya sebagian anggota terutama tokoh-tokohnya saja yang menyadarinya. Kebanyakan anggotta lainnya biasanya kurang atau sama sekali tidak menyadari attau bahkan kadang-kadang merasakannya sebagai sesuatu yang bertentangan dengan kebutuhan mereka.
Dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar yang akan dijadikan dasar dalam penyusunan suatu program pembelajarann pendidikan non formal terutama yang berbentuk kelompok, ketiga jenis kategori kebutuhan manusia itu sebaiknya mendapat perhatian. Pada dasarnya semua jenis kebutuhan manusia berpangkal pada kebutuhan perorangan. Tetapi karena keterbatasan kemampuan dan hanya persamaan kebutuhan maka dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu setiap manusia bekerja sama satu sama lainnya. Dan untuk mengefektifkan usaha kerjasama itu kemudian terbentuk apa yang disebut organisasi atau lembaga yang mengatur pembagian peranan dan fungsi-fungsi masing – masing anggota serta hubungan antara peranan dan fungsi-fungsi sehingga kepentingan bersama itu dapat tercapai. Kebutuhan bersama yang dijalin dalam suatu organisasi melahirkan kebutuhan-kebutuhan organisasi. Ternyata dengan hanya satu organisasi saja kebutuhan manusia belum juga terpenuhi semuanya. Konsekuensinya organisasi lain terbentuk dan selanjutnya melahirkan suatu masyarakat tertentu mulai dari yang paling kecil dalam bentuk unit keluarga sampai masyarakat dunia yang paling besar. Persoalan yang timbul adalah apakah dengan terciptanya masyarakat dunia semua kebutuhan manusia dapat terpenuhi? Persoalan ini tidak akan dibahas dalam modul ini, hanya sekedar untuk menggugah pemikiran.
Persoalan yang dihadapi sekarang ialah apakah kebutuhan belajar itu?, Mengapa kebutuhan itu harus diidentifikasi?, dan bagaimana mengidentifikasinya?, Kebutuhan belajar pada dasarnya menggambarkan jarak antara tujuan belajar yang diinginkan dan kondisi atau keadaan warga belajar yang sebenarnya. Kebutuhan setiap manusia di dalam kondisi yang dialaminya bermacam-macam. Kebutuhan-kebutuhan itu perlu diidentifikasi untuk menentukan kebutuhan mana yang paling potensial dari segi kemanfaatan dan pemenuhannya.
Banyak orang menyamakan mengenai pengertian kebutuhan (needs) dan keinginan (want). Demikian pula dengan Kuliah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ( KPPM )yang kami lakukan besok pada tanggal 18 Juli sampai 18 Agustus 2011, tentunya program ini akan sangat bermanfaat sekali bagi seluru mahasiswa INSURI  Ponorogo. Terkait dengan pelaksanaan Kuliah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ( KPPM ) tentunya tidak lepas dari besarnya dana yang akan kami keluarkan dalam kegiatan tersebut.
B.     LANDASAN
Kegiatan ini  berlandaskan hal – hal sebagai berikut;
1.      AD/ART Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo 2010-2011
2.      Hasil musyawarah kelompok III ( tiga ) pada tanggal 04 Juni 2011
C.     TEMA
Adapun tema dalam kegiatan Kuliah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ( KPPM ) adalah sebagai berikut;“ BELAJAR DARI KEARIFAN LOKAL BERSAMA MENUJU MASYARAKAT YANG BERDAYA
D. Dasar Pemikiran
Penyelenggaraan KPPM INSURI Ponorogo tahun 2011 dilandasi oleh beberapa dasar pemikiran.
1.      Di lingkungan INSURI Ponorogo, KPPM merupakan kegiatan Intrakurikuler yang pelaksanaanya mempertimbangkan keterpaduan tiga aspek yaitu, Pendidikan dan pengajaran, penelitihan serta pengabdian masyarakat.
2.      Berdasarkan hasil situasi dan kondisi, KPPM merupakan tuntutan dalam rangka  merespon kebutuhan nyata masyarakat yang dengan dinamika dan permasalahan.
3.      Sesuai dengan tuntutan INSURI Ponorogo, maka dipandang perlu mengembangkan KPPM dalam bentuk dan ragam program yang realistis, humanis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat khususnya dibidang keagamaan, Pendidikan, social, budaya dan Ekonomi.
E. Landasan
KPPM Insuri Ponorogo Tahun 2011 dilaksanakan berdasarkan landasan sebagai berikut:
  1. Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Peraturan pemerintah no 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi
  3. Status Yayasan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama’ Batoro Katong tahun 2007
  4. Pedoman akademik Insuri tahun 2007

F.     Tujuan
  1. Tujuan Umum
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan kemampuan SDM dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan memecahkan problem social bersama-sama masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan social sesuai dengan visi, misi dan fungsi Insuri Ponorogo.
  1. Tujuan Khusus
a.       Mempercepat kemampuan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.
b.      Mempercepat upaya pengembangan masyarakat kearah terciptanya masyarakat yang dinamis.
c.       Mempercepat upaya pembinaan pranata dan meningkatkan keahlian masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup dan kemandirian.
d.      Melatih penalaran dan kepekaan mahasiswa dengan bekerja sama antar disiplin ilmu
e.       Mengembangkan potensi mahasiswa untuk melakukan improfisasi dan inovasi dalam profesi.
f.       Memberikan pada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerja secara langsung dalam menghadapi berbagai persoalan yang kompleks.
g.      Mengembangkan potensi mahasiswa sesuai bidang keilmuannya kearah peningkatan kemampuan dalam profesinya yang dilaksanakan secara mandiri dan kolektif.
  1. Tujuan Institusional
a.       Memberikan kontribusi bagi pengembangan Tridrama Perguruan Tinggi Agama Islam (Pendidikan dan Pengajaran Penelitihan serta pengabdian pada masyarakat).
b.      Meningkatkan kepekaan sosial cifitas akademika terhadap perkembangan dan persoalan yang terjadi dimasyarakat.
G.    Manfaat
Kuliah penelitihan dan pengabdian Masyarakat INSURI Ponorogo tahun 2011 memberikan manfaat pada masyarakat, Pemerintah, Mahasiswa dan Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
  1. Bagi Masyarakat
a.       Memperoleh dukungan dan pikiran untuk meningkatkan cara berfikir sehingga dapat menumbuhkan potensi sumber daya yang ada.
b.      Terbentuknya kemampuan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, sehingga kelanjutan pembangunan dalam pendidikan, agama dan social dapat terjamin.
c.       Memahami bahwa program KPPM merupakan bagian dari pengembangan bidang pendidikan di perguruan tinggi dalam bidang Penelitihan dan Pengabdian masyarakat.
d.      Mendapatkan peningkatan cara berfikir secara terprogram yang sejalan dengan program pembangunan secara inovatif dan konstruktif.
2.   Bagi Pemerintah         
a.       Membantu mempercepat proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam peningkatan SDM Dan SDA.
b.      Membuka akses kemitraan dan komunikasi timbal balik antara pergruan tinggi dan Pemerintah.
3.   Bagi Mahasiswa
a.       Mendewasakan cara berfikir, bersikap dan bertindak.
b.      Meningkatakan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan pengkajian perumusan dan pemecahan masalah secara praktis dan terpadu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar